Kita mengenal 2 istilah pertobatan, yakni tobat biasa dan tobat nasuha.
Tobat biasa seringkali dijuluki sebagai tobat sambel, pada saat kepedesan yang sangat, kita teriak bilang kapok, kapok, dan tobat, tetapi lain waktu lihat sambal, kita tergoda lagi, dan mengulang lagi kepedasan yang "nikmat" sambil teriak kapok, kapok, dan tobat.. begitu seterusnya. Itu hanya perumpamaan, sebagaimana banyak diantara kita seringkali melakukan dosa dan kesalahan, lalu insyaf, dan sadar, tapi kemudian mengulanginya lagi, lagi dan lagi. Mungkin karena kita menganggapnya dosa atau kesalahan yang kita lakukan masih tergolong dosa remeh, dan kecil, sehingga tidak ada beban ketika kita akhirnya terjebak untuk mengulangi dosa yang sama, meski telah bertobat. Karena itulah tobat seperti ini disebut tobat biasa, sedangak tobat yang sungguh-sungguh disebut taubatan Nasuha, atau tobat nasuha.

Arti pertobatan Nasuha sendiri merupakan tindakan dan niat seorang muslim yang berusaha bertobat dan memohon pengampunan dosa kepada Alloh Swt atas perbuatan dosa besar yang telah mereka lakukan dan benar-benar kapok, bertobat dan sunguh-sungguh berjanji tidak akan mengulanginya lagi, dan benar-benar menyesal telah melakukan dosa. Adapun jenis dan kreteria dosa besar antara lain ketidaktaatan kepada orang tua (durhaka), syirik, Musrik, perzinahan, membunuh, Makan harta yatim piatu atau piatu, korupsi dan banyak lagi.
Tobat biasa seringkali dijuluki sebagai tobat sambel, pada saat kepedesan yang sangat, kita teriak bilang kapok, kapok, dan tobat, tetapi lain waktu lihat sambal, kita tergoda lagi, dan mengulang lagi kepedasan yang "nikmat" sambil teriak kapok, kapok, dan tobat.. begitu seterusnya. Itu hanya perumpamaan, sebagaimana banyak diantara kita seringkali melakukan dosa dan kesalahan, lalu insyaf, dan sadar, tapi kemudian mengulanginya lagi, lagi dan lagi. Mungkin karena kita menganggapnya dosa atau kesalahan yang kita lakukan masih tergolong dosa remeh, dan kecil, sehingga tidak ada beban ketika kita akhirnya terjebak untuk mengulangi dosa yang sama, meski telah bertobat. Karena itulah tobat seperti ini disebut tobat biasa, sedangak tobat yang sungguh-sungguh disebut taubatan Nasuha, atau tobat nasuha.

Arti pertobatan Nasuha sendiri merupakan tindakan dan niat seorang muslim yang berusaha bertobat dan memohon pengampunan dosa kepada Alloh Swt atas perbuatan dosa besar yang telah mereka lakukan dan benar-benar kapok, bertobat dan sunguh-sungguh berjanji tidak akan mengulanginya lagi, dan benar-benar menyesal telah melakukan dosa. Adapun jenis dan kreteria dosa besar antara lain ketidaktaatan kepada orang tua (durhaka), syirik, Musrik, perzinahan, membunuh, Makan harta yatim piatu atau piatu, korupsi dan banyak lagi.
Lalau bagaimana tata cara sholat anatara tobat biasa dan tobat nasuha?
Bagaimana melafalkan niat sholat tobat bias adan tobat nasuha, apakah berbeda?
Sesungguhnya tidak ada perbedaan samasekali diantara keduanya tentang bagaimana tata cara sholat dan niat dari masing-masing 2 tobat itu.
Baik tobat biasa maupun tobat nasuha, niatnya samasaja, silahkan simak niat sholat tobat:
Bagaimana melafalkan niat sholat tobat bias adan tobat nasuha, apakah berbeda?
Sesungguhnya tidak ada perbedaan samasekali diantara keduanya tentang bagaimana tata cara sholat dan niat dari masing-masing 2 tobat itu.
Baik tobat biasa maupun tobat nasuha, niatnya samasaja, silahkan simak niat sholat tobat:
” USHALLI SUNNATAT TAUBATI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA. ALLAAHU AKBAR ”.
( Aku Niat Shalat Sunah Taubat dua Raka’at semata-mata karena Alloh Ta’ala, Alloh Maha Besar )
Setelah anda membaca bacaan Niat Shalat Taubat Nasuha diatas maka anda tinggal membaca Surat Al Fatihah, Suratan, Ruku, Itidal, Sujud dan Salam seperti mengerjakan Shalat Wajib kemudian Shalat Sunah Taubat Nasuha ini dikerjakan minimal 2 Raka’at dan maksimal 6 Raka’at.
loading...
0 Response to "Bacaan Niat Sholat Taubat "
Posting Komentar