"benarkah orang baik sering tertipu?"


"benarkah orang baik sering tertipu?"


Mungkin benar, Karena orang baik selalu melihat orang lain tulus, memandang orang lain  seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.

Benarkah orang baik suka Terzholimi?


Mungkin Karena orang baik tak pernah mau membalas kejahatan serupa. Ia diam, hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara dan dia tidak suka membuat perkara.


Benarkah orang baik sering meneteskan air mata?


Mungkin Karena orang baik tak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa dengan selalu bersikap baik akan selalu membawa kebaikan untuk dirinya. Jika tidak saat ini mungkin suatu masa Yang Maha Kuasa akan mengganti kesabarannya.

Percayalah pada waktunya tiba, orang baik yang dulu tersakiti,tertipu, terzholimi dan sedih akan terobati, bahagia serta menjadi mulia.

Karena Allah akan mengkabulkan doa-doanya dan mengangkat derajatnya:


“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali ‘Imraan:134).
.
“Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS. Ali ‘Imraan:148).
.
“Hati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, kerana tidak ada suatu penghalang pun antara doa tersebut dan Allah.” (HR Bukhari).
loading...

0 Response to ""benarkah orang baik sering tertipu?""

Posting Komentar