
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Setiap hari kita sering mendengar ucapan :semoga Istiqomah" atau "keef Istiqomah ya...", dari teman, keluarga dan lingkungan sekitar kita. Jika kita sedang beribadah atau dalam pekerjaan selalu ada kalimat itu yang di ucapkan teman-teman kita, rasanya seperti penyemangat jika mendengar itu. Saat kita menjumpai seseorang yang mendapatkan hidayah pun pasti kita akan mengucapkan kalimat Istiqomah.
Apakah Istiqomah itu??
Istiqomah menurut pandangan Islam memiliki arti tegak lurus, dalam bahasa lain kita menyebutnya konsisten (tidak berubah-ubah/teguh pendirian)
Dalam sebuah ayat Al-quran Allah SWT berfirman, yang artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka, maka malaikat turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (Q.S Fushilat: 30)
Pengertian Istiqamah
Menurut syari'at, istiqamah adalah meniti jalan lurus yaitu agama yang lurus (Islam) tanpa menyimpang ke kanan atau ke kiri. Istiqamah mencakup seluruh ketaatan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi dan meninggalkan seluruh yang dilarang.
Banyak perkataan para Shahabat, Tabi'in, dan yang lainnya dalam mendefinisikan istiqamah. Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhu dan Qatadah rahimahullah berkata, “Maksudnya, berlaku luruslah dalam melaksanakan hal-hal yang diwajibkan.”
Qadhi 'Iyadh rahimahullah mengatakan, “Maksudnya, mereka mentauhidkan Allah Azza wa Jalla dan beriman kepada-Nya kemudian berlaku lurus, tidak menyimpang dari tauhid, dan selalu iltizam (konsekuen dan konsisten) dalam melakukan ketaatan kepada-Nya sampai akhir hayat
Imam al-Qusyairi rahimahullah berkata, “Istiqamah adalah sebuah derajat, dengannya berbagai urusan menjadi sempurna dan berbagai kebaikan bisa diraih. Barangsiapa yang tidak istiqamah dalam kepribadiannya maka dia akan sia-sia dan gagal. Dikatakan, ”Istiqamah tidak akan bisa dilakukan kecuali oleh orang-orang yang besar, karena ia keluar dari hal-hal yang dianggap lumrah, meninggalkan adat kebiasaan, dan berdiri di hadapan Allah Azza wa Jalla dengan jujur.”
Imam an-Nawawi rahimahullah mengatakan, ”Para ulama menafsirkan istiqamah dengan
” لُزُوْمُ طَاعَةِ اللهِِ ” artinya tetap konsekuen dan konsisten dalam ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla.”
Menurut tafsir ‘Aisar, yang dimaksud dari istiqomah ialah mereka yang betul-betul yakin kebenaran agama islam, dengan tidak menukar dengan kepercayaan lain. Serta konsisten dalam menjalankan ibadah dan menjauhi kemungkaran, maka malaikat akan turun 2 kali kepadanya.

Jika orang yang sudah istiqomah dia akan selalu teguh dalam menjaga aqidahnya dan tidak akan goyang keimanannya dalam menjalani rintangan apapun dalam kehidupan. Dalam keadaan lapang ataupun sempit, sehat ataupun sakit, jiwa yang sudah Istiqomah yakin bahwa semua adalah ujian, dia akan tetap konsisten dan tidak akan ada yang mampu merobohkan keistiqomahannya.
Jadi bagian terpenting atau pokok dari Arti Istiqomah adalah:
Istiqomah memiliki arti konsisten dalam melakukan kebaikan. Kokoh dalam satu keyakinan dan tidak akan tergoyahkan oleh berbagai macam rintangan dalam mendapatkan ridho Allah Ta’ala. Jangan sampai salah dalam mengartikan kata istiqomah ke dalam suatu yang buruk, suatu hal yang buruk janganlah di dukung dan diberi semangat. Cukuplah untuk orang-orang yang berusaha melakukan kebaikan.
Semoga Bermanfa'at.
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
loading...

0 Response to "Arti Istiqomah"
Posting Komentar