Rahasia Sholat Dhuha

Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang biasa dikerjakan saat matahari mulai beranjak naik sepenggalah (sekitar pukul 7 pagi) sampai matahari berada tepat di titik tertinggi diatas cakrawala (saat memasuki waktu dzuhur). Akan tetap ada waktu-waktu tertentu yang paling tepat untuk melakukan sholat dhuha yaitu saat matahari sudah agak tinggi dan panas agak terik. waktu shalat dhuha terbentang selama beberapa jam sejak 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum masuk waktu dhuhur.
Adapun waktu terbaik shalat dhuha, berikut ini salah satu hadits yang berhubungan dengan waktu Sholat Dhuha:
أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنَ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلاَةَ فِى غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ. إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ صَلاَةُ الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
Zaid bin Arqam melihat orang-orang melaksanakan shalat Dhuha (di awal pagi). Ia pun berkata, “Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (orang yang taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’” (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat shalat dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” [HR. Bukhari dan Muslim]
Dalam Hadits diatas menegaskan bahwa Rasulullah sangat menganjurkan kita untuk melakukan shalat dhuha meskipun hanya 2 rakaat, sebagai umat Rosululloh kita harus percaya bahwa setiap yang Rasulullah perintahkan kepada kita pasti memiliki manfaat dan kebaikan di dalamnya.
Sebagai Pengganti Sedekah
Di agama Islam, kita diwajibkan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan salah satu caranya adalah dengan cara bersedekah. Setiap hari, kita diwajibkan untuk bersedekah. Bersedekah sendiri tidak harus memberi sesuatu kepada orang lain, karena dalam Islam bersedekah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dan salah satu cara untuk mendapatkan pahala sedekah adalah dengan cara melakukan shalat dhuha dua rakaat.
Dan hal ini juga dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah sebagai berikut, diriwayatkan oleh Abu Dzar bahwa Rasulullah bersabda,
“Pada pagi hari, setiap persendian salah seorang dari kalian wajib bershadaqah; setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, menyuruh berbuat baik adalah shadaqah, melarang dari yang mungkar adalah shadaqah, dan itu semua cukup dengan dua raka’at shalat Dhuha yang ia kerjakan” [HR. Muslim]
Shalatnya Orang-Orang yang Bertaubat
Shalatnya Orang-Orang yang Taat
Orang yang rajin dan istiqomah dalam melaksanakan shalat dhuha dia akan mendapatkan nilai lebih dimata Allah SWT, karena orang yang rajin mengerjakan shalat dhuha akan dianggap sebagai orang yang kembali taat di jalan kebaikan islam, inilah mengapa shalat dhuha juga disebut juga sebagai shalat awwabin.
“Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin.” [HR. Ibnu Khuzaimah]
Diampuni Dosa-Dosanya Sehari Penuh
Salah satu keutamaan shalat dhuha yang lain ialah akan diampuni dosa-dosanya selama seharian oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah sebagai berikut:
“Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, maka akan di ampuni dosa-dosanya oleh Allah. Sekalipun itu seperti buih di lautan.” [HR. Tirmidzi]
Dimudahkan Segala Sesuatunya Oleh Allah
Orang yang melakukan shalat dhuha sebanyak 4 rakaat, maka Allah akan memudahkan segala urusannya pada hari itu, menuntaskan masalah-masalah yang dihadapinya, dan mencukupi segala sesuatunya.
Allah berfirman: “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” [HR. Ahmad]
Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Dengan Shalat Dhuha
Haji dan umrah merupakan ibadah yang wajib dilakukan bagi mereka yang memiliki rizki yang cukup untuk bepergian ke tanah suci. Pahala yang didapat dari haji dan umrah sangatlah besar, namun jika Anda belum bisa melaksanakannya, maka perbanyaklah melaksanakan shalat dhuha. Karena dengan melaksanakan shalat dhuha, maka Allah akan memberikan pahala yang setara dengan haji dan umrah, masya Allah.
“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.” [Shahih al-Jami`: 6346]
Itulah beberapa Rahasia dan keutamaan Ibadah shalat dhuha, semoga bermanfaat dan bisa membuat kita mau dan mampu melaksanakannya.

Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang biasa dikerjakan saat matahari mulai beranjak naik sepenggalah (sekitar pukul 7 pagi) sampai matahari berada tepat di titik tertinggi diatas cakrawala (saat memasuki waktu dzuhur). Akan tetap ada waktu-waktu tertentu yang paling tepat untuk melakukan sholat dhuha yaitu saat matahari sudah agak tinggi dan panas agak terik. waktu shalat dhuha terbentang selama beberapa jam sejak 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum masuk waktu dhuhur.
Adapun waktu terbaik shalat dhuha, berikut ini salah satu hadits yang berhubungan dengan waktu Sholat Dhuha:
أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنَ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلاَةَ فِى غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ. إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ صَلاَةُ الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
Zaid bin Arqam melihat orang-orang melaksanakan shalat Dhuha (di awal pagi). Ia pun berkata, “Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (orang yang taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’” (HR. Muslim)
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Riyadush Shalihin menjelaskan bahwa shalat yang dimaksud adalah sholat Dhuha. Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan shalat dhuha adalah ketika matahari sudah terik.
Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan karna memiliki keistimewaan atau fadhilah yang sangat bermanfaat bagi yang mengamalkannya. Untuk orang yang sudah biasa mengerjakannya maka akan sangat terasa manfaatnya, untuk yang belum terbiasa cobalah mengikuti atau mengamalkannya secara istiqomah walaupun hanya dua rakaat saja.
Walaupun hanya 2 rakaat yang kita kerjakan, namun memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Diantara sekian banyak keutamaan-keutamaan shalat dhuha, berikut ini beberapa diantaranya:
Merupakan Salah Satu Wasiat Rasulullah SAW
Shalat dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi Muhammad SAW kepada semua umat nya. Rasulullah pernah berwasiat bahwa kita dianjurkan untuk melakukan shalat dhuha, minimal 2 rakaat setiap harinya. Dalam sebuah hadits, berikut wasiat Rasulullah tersebut:
أَوْصَانِى خَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- بِثَلاَثٍ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَرْقُدَ
Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan karna memiliki keistimewaan atau fadhilah yang sangat bermanfaat bagi yang mengamalkannya. Untuk orang yang sudah biasa mengerjakannya maka akan sangat terasa manfaatnya, untuk yang belum terbiasa cobalah mengikuti atau mengamalkannya secara istiqomah walaupun hanya dua rakaat saja.
Walaupun hanya 2 rakaat yang kita kerjakan, namun memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Diantara sekian banyak keutamaan-keutamaan shalat dhuha, berikut ini beberapa diantaranya:
Merupakan Salah Satu Wasiat Rasulullah SAW
Shalat dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi Muhammad SAW kepada semua umat nya. Rasulullah pernah berwasiat bahwa kita dianjurkan untuk melakukan shalat dhuha, minimal 2 rakaat setiap harinya. Dalam sebuah hadits, berikut wasiat Rasulullah tersebut:
أَوْصَانِى خَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- بِثَلاَثٍ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَرْقُدَ
Dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat shalat dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” [HR. Bukhari dan Muslim]
Dalam Hadits diatas menegaskan bahwa Rasulullah sangat menganjurkan kita untuk melakukan shalat dhuha meskipun hanya 2 rakaat, sebagai umat Rosululloh kita harus percaya bahwa setiap yang Rasulullah perintahkan kepada kita pasti memiliki manfaat dan kebaikan di dalamnya.
Sebagai Pengganti Sedekah
Di agama Islam, kita diwajibkan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan salah satu caranya adalah dengan cara bersedekah. Setiap hari, kita diwajibkan untuk bersedekah. Bersedekah sendiri tidak harus memberi sesuatu kepada orang lain, karena dalam Islam bersedekah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dan salah satu cara untuk mendapatkan pahala sedekah adalah dengan cara melakukan shalat dhuha dua rakaat.
Dan hal ini juga dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah sebagai berikut, diriwayatkan oleh Abu Dzar bahwa Rasulullah bersabda,
“Pada pagi hari, setiap persendian salah seorang dari kalian wajib bershadaqah; setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, menyuruh berbuat baik adalah shadaqah, melarang dari yang mungkar adalah shadaqah, dan itu semua cukup dengan dua raka’at shalat Dhuha yang ia kerjakan” [HR. Muslim]
Shalatnya Orang-Orang yang Bertaubat
Shalatnya Orang-Orang yang Taat
Orang yang rajin dan istiqomah dalam melaksanakan shalat dhuha dia akan mendapatkan nilai lebih dimata Allah SWT, karena orang yang rajin mengerjakan shalat dhuha akan dianggap sebagai orang yang kembali taat di jalan kebaikan islam, inilah mengapa shalat dhuha juga disebut juga sebagai shalat awwabin.
“Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin.” [HR. Ibnu Khuzaimah]
Diampuni Dosa-Dosanya Sehari Penuh
Salah satu keutamaan shalat dhuha yang lain ialah akan diampuni dosa-dosanya selama seharian oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah sebagai berikut:
“Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, maka akan di ampuni dosa-dosanya oleh Allah. Sekalipun itu seperti buih di lautan.” [HR. Tirmidzi]
Dimudahkan Segala Sesuatunya Oleh Allah
Orang yang melakukan shalat dhuha sebanyak 4 rakaat, maka Allah akan memudahkan segala urusannya pada hari itu, menuntaskan masalah-masalah yang dihadapinya, dan mencukupi segala sesuatunya.
Allah berfirman: “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” [HR. Ahmad]
Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Dengan Shalat Dhuha
Haji dan umrah merupakan ibadah yang wajib dilakukan bagi mereka yang memiliki rizki yang cukup untuk bepergian ke tanah suci. Pahala yang didapat dari haji dan umrah sangatlah besar, namun jika Anda belum bisa melaksanakannya, maka perbanyaklah melaksanakan shalat dhuha. Karena dengan melaksanakan shalat dhuha, maka Allah akan memberikan pahala yang setara dengan haji dan umrah, masya Allah.
“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.” [Shahih al-Jami`: 6346]
Itulah beberapa Rahasia dan keutamaan Ibadah shalat dhuha, semoga bermanfaat dan bisa membuat kita mau dan mampu melaksanakannya.
loading...
0 Response to "Rahasia Sholat Dhuha"
Posting Komentar